Selasa, 03 Mei 2011

HOW TO LIE WITH STATISTICS

Ada tiga macam bentuk kebohongan: ngibul, bohong dan statistik (Disraeli), bahkan saya jadi tersenyum ketika Gus Dur (Almarhum) mengatakan ada tiga polisi yang jujur: patung polisi, polisi tidur dan pak Hoegeng (Jendral pol. Hoegeng). Dalam satu tulisannya Sir Francis Galton juga menyampaikan, “ada persoalan (statistik) yang akan saya tulis, tetapi saya benar-benar kurang cakap untuk membuatnya mudah dipahami tanpa menggorbankan ketepatan dan ketelitiannya”.

Darrell Huff, pengarang buku terkenal dan terpopuler sepanjang masa berjudul “How to lie with statistics”, menjelaskan bagaimana melihat statistik palsu. Ilmu Statistik adalah bagian dari ilmu matematika terapan yang awalnya digunakan untuk membantu bidang survei sosial. ‘Blunder’ dalam ilmu statistik sesungguhnya bukan saja terjadi di hari ini, akan tetapi sudah terjadi sejak awal ilmu statistik berkembang. Beberapa kesalahan mendasar baik yang disengaja ataupun tidak disengaja sehubungan dengan interpretasi statistik sehingga menghasilkan kesimpulan yang tidak akurat dan bias. Sekalipun Huff tidak memiliki latar belakang pendidikan khusus di bidang statistik, Huff menuliskan banyak hal yang saat ini sudah dijadikan catatan-catatan dalam buku statistik. Dalam buku ini, Huff juga menyinggung ‘blunder’ yang dilakukan praktisi statistik yang kemudian dikenal dengan istilah “Misuse of Statistics” atau “Penyalahgunaan Statistik”.


baswartono@gmail.com